<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5497">
 <titleInfo>
  <title>Hukum Perjanjian Perdagangan Internasional</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Prita Amalia &amp; Garry Gumelar Pratama</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Keni Media</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xxiv+124 hlm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mahkamah Konstitusi merupakan salah satu badan peradilan di Indonesia yang memiliki tugas utama sebagai the guardian of constitution. Salah satu kewenangan Mahkamah Konstitusi untuk menjaga nilai-nilai dalam Konstitusi ini adalah dengan melakukan judicial review, yakni meninjau apakah suatu Undang-Undang dapat dikatakan konstitusional ataupun inkonstitusional. Permasalahan yang timbul adalah terkait dengan permasalahan sejauh mana Mahkamah Konstitusi memiliki kewenangan dalam melakukan judicial review terhadap perjanjian perdagangan internasional. Perjanjian Perdagangan Internasional merupakan salah satu Perjanjian Internasional yang memiliki karakteristik tersendiri terkait dengan hak individu yang diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945(UUD 1945). Penelitian ini akan membahas mengenai kedudukan Undang-Undang ratifikasi perjanjian perdagangan internasional dalam hukum nasional Indonesia, untuk lebih lanjut membahas mengenai kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam melakukan pengujian instrument ratifikasi perjanjian perdagangan internasional baik dalam bentuk Undang-Undang ataupun Peraturan Presiden.</note>
 <note type="statement of responsibility">Prita Amalia &amp; Garry Gumelar PratamaPrita Amalia &amp; Garry Gumelar Pratama</note>
 <subject authority="">
  <topic>Hukum Dagang</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn">9786239238179</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>LIBAPP Politeknik APP Jakarta Katalog Perpustakaan</physicalLocation>
  <shelfLocator>346.07 PRI h</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B250001641</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Politeknik APP Jakarta (Rak Koleksi Baru)</sublocation>
    <shelfLocator>346.07 PRI h</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5497</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-01 13:12:23</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-01 13:13:13</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>