<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5766">
 <titleInfo>
  <title>Episode Hujan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lucia Priandarini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>PT Grasindo</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>282 hlm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bagi orang lain, pembicaraan tentang hujan barangkali terdengar konyol. Tapi, bagi Katya, bersama Banyu Mili, pembicaraan topik seremeh-temeh cuaca menjadi semenarik film box office. Katya membenci hujan. Hujan deras turun pada perayaan ulang tahunnya yang kedelapan, membuat satu-satunya ulang tahun yang pernah dirayakannya berantakan karena tak ada seorang pun dari undangan yang datang. Hujan juga menjadi latar kepergian kakak kandungnya, Bara, yang hilang sejak usia sembilan. Dan, hujan turut mengantar kepergian ibunya, yang meninggal saat Katya memutuskan untuk menjadi seorang wartawan. Hujan pun turut mengiringi kehilangan Katya akan Jani, sosok gadis kecil yang menjadi muridnya di sebuah pusat kegiatan belajar mengajar di daerah pinggiran Jakarta, tempat anak-anak jalanan mengecap pendidikan. Lalu, masih adakah alasan bagi Katya untuk tak menyalahkan hujan atas semua kehilangan? Katya tak pernah yakin, sampai ia bertemu dengan Banyu Mili, sosok yang diam-diam mengisi hatinya, yang membuatnya berani mengambil satu keputusan penting dalam hidupnya.</note>
 <note type="statement of responsibility">Lucia Priandarini</note>
 <subject authority="">
  <topic>Novel</topic>
 </subject>
 <classification>808.9</classification>
 <identifier type="isbn">9786023753116</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>LIBAPP Politeknik APP Jakarta Katalog Perpustakaan</physicalLocation>
  <shelfLocator>808.9 LUC e</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B250006611</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Politeknik APP Jakarta (Rak Koleksi Baru)</sublocation>
    <shelfLocator>808.9 LUC e</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5766</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-30 13:45:25</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-30 13:45:54</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>